Ganti Nama bukan karena Tak Suka

Woro-woro Blog Prapto Sragen ganti nama jadi OmPrap
Woro-woro Blog Prapto Sragen ganti nama jadi OmPrap

Unik bin nyeleneh memang judulnya, ganti nama bukan karena tak suka ha ha ha sudah seperti judul sinetron di televisi saja. Tapi bukan tanpa alasan sebuah judul dibuat walau tak seheboh judul berita masa kini, terutama yang terpampang besar di halaman depan. Dengan nuansa yang heboh seakan sesuatu yang mendesak telah terjadi sehingga mengundang orang untuk membaca berita tersebut. Walau tak jarang isi dengan judul tak terlalu sinkron alias gathuk dan tak seheboh yang dibayangkan. Tapi bagaimana pun juga, judul merupakan gambaran dari isi sebuah informasi.

Kembali ke sebab musabab judul ganti nama bukan berarti tak suka pada tulisan ra cetha ini sebenarnya hendak ditujukan untuk pengunjung setia blog Prapto Sragen (dulu) yang telah berubah menjadi OmPrap saat ini dan entah sampai kapan. Salah satu alasan utama yaitu domisili sing duwe blog sudah migrasi sehingga tidak pas rasanya jika nama wilayah masih tersemat. Walaupun hanya bergeser ke kabupaten di selatannya, pun rasanya tak ingin lagi menyematkan nama wilayah sebagai nama blog, agar sejarah seperti ini tak kembali terulang.

Woro-woro Blog Prapto Sragen ganti nama jadi OmPrap
Woro-woro Blog Prapto Sragen ganti nama jadi OmPrap

Setelah memilih dan menimbang, akhirnya diputuskan (wahahahaaaa…. seperti pejabat saja pakai 3 m) nama OmPrap sebagai new blog name dengan nama domain tetap seperti yang dulu prapto.my.id dan layout tema blog yang sama. OmPrap kalau dari segi bahasa sebenarnya tersusun dari dua kata ‘om‘ yang artinya adiknya ayah (jawane pak lek) dan ‘prap‘ merupakan nama panggilan yang sering diucapkan dari nama depan yang punya blog, Prapto. Tapi sekarang ini sebutan om memang umum digunakan di masyarakat untuk orang yang dewasa tapi usia dan perilaku masih berjiwa muda. Harapan kedepannya sih seperti itu terhadap blog ini dengan slogan barunya akumulasi kata tak sempat terucap bisa memberikan informasi yang bermanfaat dengan nuansa yang energik layaknya kawula muda.

Blog Prapto Sragen Ganti Nama OmPrap

Ya begitulah kiranya jalan sejarah dunia maya yang harus dilalui mulai awal bulan Maret 2017 ini. Ada secuil kisah hidup yang sangat berkesan di bulan Maret, dimana 11 tahun silam OmPrap beranikan diri untuk jadian dengan mantan pacar yang sangat dicintai. Bahkan sampai ada ungkapan walaupun bukan pacar pertama tapi berharap menjadi pacar terakhirku. Ha ha ha kalau diingat-ingat sekarang ini lucu juga sih, waktu sekolah dulu yang cinta-cintaan dengan pandainya merangkai kata tengah diliputi gejolak asmara. Tapi gadis itu pun harus jadi mantan pacar juga karena sejatinya tidak ada pacar terakhir dalam kehidupan ini.

Ilustrasi. Kisah Asmara dalam Hidup Sebenarnya
Ilustrasi. Kisah Asmara dalam Hidup Sebenarnya | img: vemale.com

Amazing memang, setelah 11 tahun lalu OmPrap baru menyadari kesalahan dari ungkapan tersebut. Semoga bisa jadi bahan pembelajaran asmara bagi kawula muda, khusus untuk gadis-gadis di luar sana agar tidak dimabukkan dengan kata ‘pacar terakhir’. Ah preetttt… itu, nyatanya tetap akan jadi mantan pacar juga akhirnya.

Ini kalau bininya OmPrap bisa cengar-cengir sendiri ini, lha wong mantan pacar 11 tahun silam itu sekarang sudah sah jadi istri lho. Tapi bener lho, ujung-ujungnya jadi mantan pacar kan, statusnya kan istri. 🙂

Sudahlah, malah nggladrah sampai kemana-mana ini nanti. Tujuan utama mau kasih kabar tentang blog yang ganti nama bukan karena tak suka kok sampai kisah asmara. Sampai ketemu di posting yang lain ya, sukses selalu dan semoga bahagia untuk kita. Amin…

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*