Halaman Peta Situs untuk Blog WordPress

Halaman Peta Situs untuk Blog
Halaman Peta Situs untuk Blog Prapto Sragen saat ini

Blogging – Membuat halaman peta situs untuk blog wordpress tergolong mudah dan banyak pilihan yang dapat kawan blogger terapkan. Tapi sebelum kita diskusikan cara membuat halaman peta situs untuk blog wordpress yang dimiliki, alangkah baiknya kita satukan paham terlebih dahulu tentang apa itu halaman peta situs dan untuk apa halaman peta situs ada di blog yang kita miliki.

Halaman Peta Situs Blog dan Kegunaannya

Halaman peta situs blog (blog sitemap page) menurut Google adalah cara untuk memberi tahu Google tentang halaman di situs Anda yang mungkin tidak dapat kami temukan. Membuat dan mengirimkan Peta Situs dapat membantu memastikan bahwa mesin pencari mengetahui tentang semua halaman dalam situs Anda, termasuk URL yang mungkin tidak dapat ditemukan melalui proses perayapan normal dari mesin pencari. (selengkapnya baca disana)

Dari gambaran di atas, kita tahu bahwa halaman peta situs sebenarnya lebih difungsikan untuk mesin pencari dalam membaca dan mengenali karakter dan tulisan yang ada di dalam blog kita. Tapi disini kita mencoba menghadirkan halaman peta situs yang diperuntukkan bagi pengunjung blog agar mudah dalam menemukan artikel-artikel yang ada dalam blog wordpress yang kita miliki. Jadi kegunaan halaman peta situs untuk blog ini lebih mirip sekali dengan halaman daftar isi yang ada di buku-buku terbitan atau buku pelajaran sekolah.

Halaman Peta Situs untuk Blog
Halaman Peta Situs untuk Blog Prapto Sragen saat ini

Di atas adalah gambar halaman peta situs blog Prapto Sragen yang dapat kawan-kawan akses di alamat http://prapto.my.id/peta-situs-ku/ atau pada menu navigasi Beranda > Peta Situs Ku.

Lalu, Bagaimana cara membuat halaman peta situs untuk blog agar hasilnya seperti pada gambar di atas? Berikut ini langkah demi langkah proses pembuatan halaman peta situs yang dapat kawan blogger coba,

Cara Membuat Halaman Peta Situs

Pada blog Prapto Sragen ini, proses pembuatan halaman peta situs menggunakan bantuan plugin wordpress yang bernama WP Sitemap Page yang dapat di pasang secara bebas (free) dari halaman dasbor wordpress yang kawan blogger miliki. Untuk pemasangan dengan metode manual upload plugin file yang terkompresi, kawan blogger dapat terlebih dahulu mengunduhnya di halaman wordpress plugin disini.

Aktifkan Plugin WP Sitemap Page
Aktifkan Plugin WP Sitemap Page di Dasbor > Plugin Terpasang
Lakukan Penyesuaian Halaman Peta Situs
Lakukan Penyesuaian Tampilan di Dasbor > Pengaturan > WP Sitemap Page

Setelah melakukan pemasangan dan plugin sudah diaktifkan, selanjutnya kawan blogger langsung meluncur ke menu Pengaturan > WP Sitemap Page (Setting > WP Sitemap Page) yang ada di halaman dasbor blog wordpress yang dimiliki. Lakukan penyesuaian pada halaman pengaturan plugin yang ada seperti susunan daftar, jenis halaman yang dimasukkan dalam halaman peta situs, halaman yang dikecualikan untuk ditampilkan dan beberapa pengaturan yang dapat kawan blogger eksplorasi sendiri sesuai kehendak hati. Setelah dirasa sesuai, simpan pengaturan yang telah dibuat dan lanjutkan dengan membuat sebuah halaman berjudul peta situs atau sitemap, lalu tempatkan shortcode berikut (hilangkan tanda kutipnya)  pada halaman tersebut ;

["wp_sitemap_page"]

Publish halaman dan lihat hasilnya, sim salabim…. sebuah halaman peta situs untuk pengunjung setia blog kawan blogger telah jadi dan dapat diakses. Tambahkan beberapa tulisan yang menarik di atas shortcode tersebut, sehingga halaman peta situs blognya lebih menarik dan menyenangkan. Berdasarkan pengalaman di masa lampau, halaman peta situs yang diperuntukkan bagi pengunjung dan memiliki konten diskripsi di bagian atasnya, memiliki page rank paling tinggi di antara halaman blog yang lainnya.

Selain cara di atas, ada juga cara lain yang dapat dicoba dan pernah ditulis pada artikel yang berjudul Membuat Halaman Sitemap untuk Blog << click for open. Sudah siap melakukan percobaan? Kalau masih ada yang membingungkan, bisa didiskusikan melalui kolom komentar di bawah ya 🙂

Semoga bermanfaat dan salam #BlogWalking!

30 Komentar

    • sebenarnya hanya masalah pemahaman saja pak, kalau daftar isi disertai dengan angka halaman yang merujuk, sedangkan dalam peta situs angka halaman digantikan dengan link aktif menuju halaman yang dirujuk. Tapi kalau dari segi fungsi, bukankan sama saja ya pak?

    • kunjungan perdana accepted he he, salam kenal balik kawan. Semoga perjumpaan ini menjadi awal silaturahmi kita ya 🙂 *shakehands*
      Meluncur ke TKP…

    • kalau untuk kepentingan indexing di mesin pencari, memang menjadi sesuatu yang harus saya rasa. Tapi kalau yang diperuntukkan bagi pengunjung, itu hanya sebatas rekomendasi agar memudahkan pengunjung semata mas, 🙂

  1. sudah saya coba,tapi ragu udah benar apa belum.
    soalnya pas langkah terkhir di wp stemap page ada tulisan
    How to display the posts : q isi dengan [wp_sitemap_page]
    trus save changes.
    benar apa salah ?

    • kalau plugin sudah diaktifkan, seharusnya sudah muncul dengan sendirinya setelah ditempatkan kode di atas pada mode HTML

  2. langkah terakhir yang How to display the posts itu biar ada tulisan permalinknya atau di ganti [“wp_sitemap_page”]

1 Trackback / Pingback

  1. Membuat Halaman Sitemap untuk Blog | Prapto Sragen

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*