Rumahku Ada di Webcipta Hosting

Sebuah rumah hosting menjadi kebutuhan utama saat kita ingin membangun situs online agar dapat diakses dari seluruh penjuru dunia. Kali ini aku ingin bercerita kisah perjalananku untuk menentukan rumah yang akan aku gunakan sebagai tempat hidup. Sebelum lebih lanjut panjang kali lebarnya, alangkah baiknya kita sedikit merefresh ingatan kita tentang hosting dengan mengulas beberapa kutipan berikut. Semoga bermanfaat ya :-p Enjoy this!

Hosting atau biasa disebut sebagai web hosting adalah layanan penyewaan ruang simpan data (space) yang digunakan untuk menyimpan data – data website agar halaman website tersebut bisa diakses dari mana saja. Data web tersebut meliputi file – file html, php script, cgi script, css, image, database, dan file lain yang dibutuhkan untuk menampilkan halaman web. (Source: Go Here)

Hosting (disebut juga Web Hosting / sewa hosting) adalah penyewaan tempat untuk menampung data-data yang diperlukan oleh sebuah website dan sehingga dapat diakses lewat Internet. Data disini dapat berupa file, gambar, email, aplikasi/program/script dan database. Pengertian Hosting dapat diibaratkan sebagai contoh berikut; sebuah website diibaratkan sama dengan kios/ruangan di Mall.

Manajemen Mall menyewakan ruangan, infrastruktur, listrik, telepon dan fasilitas lainnya agar orang-orang dapat membuka usaha. Setiap kios pengelolanya dapat berbeda, dekorasinya berlainan dan beroperasi masing-masing dengan caranya sendiri. Dalam hal ini kios atau ruangan yang disewa tentu mempunyai batasan ruangan (mis: 10m x 7m) dan maksimum adalah besarnya gedung Mall tersebut.

foto server hosting

Perangkat Keras dari Hosting di Server Penyedia | internet

Perusahaan Hosting  menyediakan hardware, jaringan (infrastruktur), email (telepon), dan sebagainya agar anda dapat membuka/membuat website. Server (gedung Mall) kami dihuni oleh banyak pelanggan, masing-masing pelanggan mempunyai batas penggunaan diskspace (batasan ruangan) dan tentu saja setiap pelanggan mengoperasikan websitenya masing-masing. (Source: Go Here)

Shared hosting adalah layanan hosting di mana sebuah sebuah server digunakan bersama-sama dengan pengguna lain. Jadi dalam sebuah shared hosting ini bisa terdiri dari ratusan hingga ribuan pengguna. Akun ini memberikan password dan username yang berbeda antara satu akun dengan akun lainnya. Keuntungan shared hosting adalah harganya yang murah, namun kerugiannya adalah tingkat privasi dan performa yang tidak sebaik hosting dedicated.

Dedicated Server adalah layanan hosting dengan menggunakan hosting secara keseluruhan. Satu klien memiliki satu server secara tersendiri. Sehingga performanya jauh lebih baik dibanding dengan shared hosting yg di gunakan secara massa. Hanya saja harganya sangat mahal dibanding dengan shared hosting yg tergolong murah.

Virtual Private Server adalah layanan hosting yang memungkinnya klien memiliki server sendiri layaknya Dedicated Server. Perbedaaannya adalah pada sebuah server dapat terdiri dari beberapa VPS denga OS virtual. Klien dapat melakukan reboot pada VPS tanpa me reboot server utama. Harganya masih lebih mahal dari Shared Hosting namun lebih murah dari Dedicated.

Colocation Server adalah layanan penyewaan tempat untuk meletakkan server yang dipergunakan untuk hosting.Semisal anda memiliki komputer sendiri dan ingin di online kan (Server disediakan oleh pelanggan), maka klien membawa komputer server tersebut ke penyedia jasa Colocation Server. Nantinya server anda ini akan diletakkan di data center. (Source: Go Here)

Oke sekarang sudah ingat lagi kan tentang apa itu hosting dan fungsinya. Lanjut ke pembahasan khusus tentang layanan yang aku gunakan.

Aku mempercayakan tempat berdirinya rumah kecil ini pada perusahaan penyedia layanan hosting Webcipta 🙂 Awal perjumpaanku dengan host server ini ketika beberapa bulan lalu sedang gencar-gencarnya layanan internet unlimited yang menggunakan akses dari jaringan Telkoms*l + Mobin*ty yang dikawinkan dengan layanan VPS (Virtual Privat Server). Namun, karena beberapa waktu terakhir pihak yang di tumpangi koneksi (Telkoms*l + Mobin*ty ~red) menutup akses portnya dan berakibat pada hilangnya semua koneksi dari dan ke server.

Lalu aku mencoba membuka-buka halaman situs Webcipta Hosting dan tanpa sengaja aku menemukan ada paket shared hosting dengan kapasitas 250 MB/USA server hanya Rp 50.000,-/tahun. Karena menurut aku ukuran segitu cocok buat kantongku dan sekalian buat iseng untuk mencoba menjadi seorang blogger, jadi aku berinisiatif untuk menyewanya.

Setelah transaksi berhasil dan akun sudah siap digunakan, aku pun langsung menyatukan antara domain www.zonahijau.com dengan hosting dari Webcipta 🙂 Sembari menunggu propagasi domain, aku terkadang berkomunikasi dengan CSnya yang ternyata ramah dan bersahabat melalui YM.

Propagasi domain terlalui dan aku langsung melakukan upload berkas dasar CMS dari WordPress versi terbaru ke hosting melalui fitur file manager di Cpanel. Semua aku lalui dengan mudah dan menyenangkan. Tidak jarang jika menemui kendala, aku langsung berkomunikasi dengan CSnya, dan dari pihak Webcipta pun dengan senang hati menjawab pertanyaan-pertanyaanku.

Tepat pada 1 Mei 2011, akhirnya semua konfigurasi telah selesai aku lakukan dan siap untuk meluncurkan situs blog karyaku ini. Semoga dengan adanya situs ini aku bisa lebih berkarya dan memberikan informasi yang bermanfaat untuk kamu semua. Kalau kamu ingin berkecimpung di dunia bloging, silakan ambil paket hosting dasar dari Webcipta Hosting karena selain murah, CSnya juga ramah lho 🙂

Sekarang sudah mengertikan dan paling tidak sudah tahu cara memilih-milih rumah tinggal bagi situs kamu. Kalau menurut aku, ada baiknya kamu ikutan pakai layanan dari Webcipta. Selain CS yang ramah dan respon yang cepat terhadap keluhan/tiket, ternyata server hostnya ngikut dari Softlayer yang merupakan penyedia host ternama di dunia internasional.

Oh ya, kalau belum siap dengan model hosting jenis ini dan masih ingin belajar mandiri dengan biaya murah, bisa baca artikel spesial berikut (klik aja).

7 thoughts on “Rumahku Ada di Webcipta Hosting

  1. 04/02/2014 at 23:57

    lengkap banget mas penjelasannya, semoga website ini beserta rekan server hostingnya sukses, amin 🙂

    1. 05/02/2014 at 03:42

      ya niatnya sekalian berbagi wawasan dan pengetahuan sekalian, jadi biar ada informasi yang bermanfaat untuk pembaca 🙂 Amin, mudah-mudahan tidak diacak-acak orang usil lagi

  2. ShaVa
    08/05/2014 at 12:16

    Webcipta memang murah, akan tetapi untuk pelayanannya sangatlah kurang. saya sendiri klien di Webcipta.Net untuk pembelian akun Reseller 10Gb. akan tetapi untuk komplain saya saat ini website tidak dapat diakses, tanggapannya sangat lambat dan terkesan berbelit belit. saya kirim tiket dari tanggal 5 Mei 2014 sampai saat ini tanggal 8 Mei 2014 belum ada tanggapan sama sekali. Website saya yng dulunya nangkring di rank 1 Google sekarang tidak terindex

    1. 23/05/2014 at 09:55

      Saya juga mengalami hal yang sama. Walaupun hitungan saya bekerjasama dengan webcipta sudah tahunan, tapi tetap saja ticket yang saya kirim dari tanggal 20 mei 2014 sampai sekarang belum juga ada balasan (23 mei 2014).

      Saya perhatikan hal ini terjadi sekitar 6 bulan terakhir, dulunya setiap submit ticket pasti paling lama 1 hari sudah dibalas, bahkan pernah saya kirim ticket trus kemudian 1 jam nya sudah ada balasan.

      Apa mungkin webcipta mau (akan) bangkrut ya? trus terang jengkel juga pas ada trouble ga ada jawaban dari support.

      1. Prapto Ari
        12/06/2014 at 03:22

        kalau dari tanda-tandanya mungkin ada yang kurang pada sistem managementnya, semoga saja tidak terjadi apa-apa. tapi saya sendiri bersiap memindahkan beberapa situs yang ada

  3. Made Ariyasa
    04/06/2014 at 19:52

    Saya juga mengalami hal yang sama saya bahkan sudah transfer untuk perpanjangan tetapi konfirmasi tiket, email, sms belum juga di jawab dan malahan saya dibilang belum bayar. saya heran dengan pelayanan webcipta 7 bulan terakhir. klien saya terancam terdelate ne. mohon webcipta lebih serius kalau mau berbisnis

    1. Prapto Ari
      12/06/2014 at 03:23

      wah ternyata banyak juga ya yang mengalami persoalan disana, hemmm…mulai persiapan migrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *