Realita Kehidupan dan Motor Kenangan

Koleksi Artikel dan Tulisan Republish dari Prapto Sragen
Koleksi Artikel dan Tulisan Republish dari Prapto Sragen

Unek-unek – Terkadang apa yang kita rencanakan tidak sejalan dan bahkan mungkin lebih pahit di rasakan dalam menjalani kehidupan. Meskipun demikian kita sebagai manusia tak sepatutnya mengeluh dan menyadari bahwa ada campur tangan Tuhan dalam setapak kehidupan ini.

Ketika pagi menjelang dan menyambut realita kehidupan dengan bugar serta kondisi tubuh yang prima, semangat beraktivitas pun terpacu dengan rencana-rencana yang terpikirkan. Bung Prap sendiri pun belajar kehidupan dari hari ini, setelah menutup pengalaman hari kemarin.

Niat hendak menyambut lebaran bersama keluarga dengan keadaan bersih pun muncul seketika pagi ini. Dimulai dengan mencuci motor di halaman rumah menggunakan air PDAM Sragen yang siap sedia menyemburkan air segar di ujung kran. Bagian demi bagian pun BP bersihkan dengan mengelus dan mengusap body motor. Saat sedang asyik mengusap, tiba-tiba sreeettttt…… tangan tergores body motor. Darah segar muncul ke permukaan kulit tangan, rasa perih pun lamat-lamat terasa tapi aktivitas pembersihan pun terus dilanjutkan hingga selesai. Sesekali tangan yang luka pun terendan ke ember yang berisi cairan pembersih dan air, perih pun menggelayut.

Pembersihan total untuk menyambut Lebaran
Pembersihan total untuk menyambut Lebaran

Semua pun berlalu dan motor pun sudah selesai dicuci dengan baik. Lukapun dibasuh dengan air bersih dan sepotong hansaplast pun direkatkan untuk menutup bagian yang luka. Alhamdulillah memang, dampak positifnya adalah motor pun bersih.

Namun sejenak beristirahat sembari menatap layar ponsel android, tiba-tiba keadaan berubah drastis. Suhu tubuh meningkat cukup signifikan, kepala pun terasa pusing dan rasa-rasanya seperti orang demam. Akhirnya rencana indah yang tersusun di pagi hari pun pupus di siang hari ini. Kondisi tubuh seperti membuat BP terbaring lemas di atas kasur sembari berdoa “kalau memang ini cara Mu membersihkan dosaku, aku rela merasakan panas dan pusing ini ya Allah”

-“-+-#-*-#-+-“-

Tulisan ini sebelumnya diterbitkan pada tanggal 27 Juli 2014 pukul 14.42 WIB dengan judul asli Bila itu Terjadi maka Biarkan Aku yang menggambarkan bahwa ekspektasi memang tak seperti realita, walau tanpa harus ditambahi “rasane atiku ambyar koyok sego kuucing ra dikareti” ha ha ha

Koleksi Artikel dan Tulisan Republish dari Prapto Sragen
Koleksi Artikel dan Tulisan Republish dari Prapto Sragen

Sampai jumpa di artikel maupun tulisan Republish dari sekian banyak blog PS yang sudah tewas tertimbun masa lalu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*