Intip Geliat Pendidikan setelah Libur

Pendidikan Tak terasa libur sekolah telah usai dan libur kenaikan kelas yang berbarengan dengan libur lebaran akan terasa sangat menyenangkan bagi pelajar Indonesia. Hari ini tampak semangat pelajar tersirat diwajah, mengayuh sepeda onthel menuju sekolah tercinta.

Berangkat Sekolah dengan Sepeda Onthel

Berangkat Sekolah dengan Sepeda Onthel

Seiring dengan dimulainya tahun ajaran baru 2014/2015 ini pun memberikan dampak bagi angkutan umum yang mulai terisi dengan siswa-siswi sekolah. Sektor lain yang juga mulai bergeliat terkait aktivitas pembelajaran di sekolah yaitu bisnis fotocopy dan alat tulis. Kelas baru dengan buku dan alat tulis baru dan juga suasana ruang kelas yang baru, terasa menyenangkan bagi mereka.

Nyak Babe, anakmu berangkat ke Sekolah dulu. Mohon doa restunya

Nyak Babe, anakmu berangkat ke Sekolah dulu. Mohon doa restunya

Boleh dipercaya juga bahwa usaha penitipan sepeda juga turut bergeliat disaat kegiatan pelaksanaan pendidikan telah dimulai. Sehingga, tanpa kita sadari bahwa ternyata aktifnya kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah juga mempengaruhi aktivitas di sektor lain. Sesuatu yang mungkin jarang kita sadari tetapi berlangsung terus setiap tahunnya seperti suatu siklus dalam dunia pendidikan.

Well, selamat menduduki kelas baru untuk pelajar Indonesia dimanapun berada, belajarlah dengan giat karena masa depan bangsa ini ada ditangan kalian kelak. Jadilah anak cerdas dan berakhlak mulia serta membanggakan orang tua, bangsa dan negara.

“Ing ngarso sung tuladha, ing madyo mangun karsa, tut wuri handayani”

Tulisan ini sebelumnya diterbitkan pada tanggal 04 Agustus 2014 pukul 13.17 WIB dengan judul asli Geliat Pendidikan dimulai kembali yang menyajikan efek domino dari dunia pendidikan bagi dunia transportasi masal di Indonesia.

Koleksi Artikel dan Tulisan Republish dari Prapto Sragen

Koleksi Artikel dan Tulisan Republish dari Prapto Sragen

Sampai jumpa di artikel maupun tulisan Republish dari sekian banyak blog PS yang sudah tewas tertimbun masa lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *