Jangan Bilang Indonesia Kekurangan Guru

Pendidikan – Sempat kaget juga saat membaca sebuah terbitan di dunia maya yang menyatakan bahwa Indonesia saat ini sedang kekurangan guru alias pendidik. Setelah lebih jauh membaca ternyata ada yang tidak tepat sebenarnya, karena dalam tulisan itu disebutkan bahwa selama ini kekurangan guru dapat ditutup dengan guru honorer atau guru tidak tetap. Lha guru honorer dan guru tidak tetap itu apa ya bukan GURU kok bisa dibilang kekurangan? Kecuali jika topik yang diangkat adalah Indonesia sedang kekurangan guru PNS itu baru tepat!!!

Jangan Katakan Indonesia Kekurangan Guru jika Honorer masih ada

Jangan Katakan Indonesia Kekurangan Guru jika Honorer masih ada

Berikut adalah kutipan terbitan yang PS maksud (dengan perubahan seperlunya untuk keperluan SEO tanpa merubah makna dan isi terbitan) ;

Sekarang ini Indonesia kekurangan guru sekitar 520.000 personil dan jumlah tersebut akan terus bertambah ketika ribuan guru memasuki masa pensiun tahun 2018 – 2023. Hal ini disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia), Sulistyo. “Di seluruh Indonesia kekurangannya mencapai 520 ribuan, itu pada 2015 ini. Yang pensiun 400 ribu orang ” kata Sulistyo. Jumlah guru akan semakin berkurang pada tahun 2018 s.d tahun 2023, karena puluhan ribu guru yang ditugaskan melalui Instruksi Presiden (Inpres) di seluruh Indonesia memasuki pensiun.”Guru Inpres tahun 1974 sampai 1975 pensiun besar-besaran pada 2018 sampai 2023,” imbuh Sulistyo.

Kekurangan guru bukan hanya terjadi di kota kecil, namun juga di kota besar. Selama ini kekurangan guru ditutupi dari tenaga guru tidak tetap atau honorer. Berkurangnya jumlah guru belum dibarengi dengan upaya pemerintah untuk menambah tenaga pengajar. Sulistyo menilai pemerintah belum serius menambah jumlah guru.

Kekurangan Guru dan Indikasi Penggiringan Opini

Jadi jelas sekali arah ‘penggiringan opini’ yang ingin dibentuk dari terbitan ini, dimana secara tidak langsung mengaburkan eksistensi guru honorer atau guru tidak tetap yang tak jarang dianggap kacung oleh guru berstatus pegawai negeri sipil. Ingat! mereka juga turut andil dalam dunia pendidikan secara nyata, mereka juga berjuang di depan kelas mendidik dan mengabdikan diri demi kemajuan pendidikan.

Jelas memang jika dikatakan Indonesia sedang kekurangan guru 500ribuan guru PNS, tapi bukankah sudah tertutupi dengan hadirnya guru honorer atau guru tidak tetap? Harusnya kalau sudah seperti ini kondisinya, penyelenggara negara bukan digiring untuk menambah yang berujung pada kasus honorer K2 yang begitu fenomenal. Tapi penyelenggara negara diajak untuk meningkatkan kemampuan guru honorer dan guru tidak tetap yang ‘menambal’ kekurangan guru tersebut agar lebih baik.

Biarkan Guru bersuara karena Mereka juga Manusia

Biarkan Guru bersuara karena Mereka juga Manusia | foto: detikFoto

Karena Guru Honorer itu memang Ada di Dunia Nyata Pendidikan Indonesia

Karena Guru Honorer itu memang Ada di Dunia Nyata Pendidikan Indonesia

Rasanya kok menyakitkan hati para guru honorer atau guru tidak tetap jika issue ini menjadi topik pembahasan nasional. Mereka yang rela dibayar murah untuk menambal kekurangan, serasa tidak dianggap keberadaannya oleh orang-orang yang di atas awan sana. Andai saja disaat kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung dan semua guru honorer atau guru tidak tetap kompak tidak ngantor sebulan saja, akankah tugas-tugas terselesaikan? Buka mata hatimu! Guru honorer juga manusia biasa!!

2 thoughts on “Jangan Bilang Indonesia Kekurangan Guru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *