Peserta Sertifikasi Guru 2016 Ada disini

Pendidikan – Bagaimana kabar sertifikasi guru tahun ini? Apakah yang lulus sertifikasi pencairannya lancar dan bisa buat merayakan lebaran bersama keluarga beberapa waktu lalu atau malah belum cair? Lalu, bagi yang belum menjadi peserta sertifikasi tahun-tahun sebelumnya, apakah tahun 2016 ini memiliki peluang untuk bisa turut menikmati prosesnya?

Di atas adalah beberapa pertanyaan yang sering muncul di tingkat grassroot profesi guru yang merasa sangat terbantu dengan adanya program sertifikasi guru untuk meningkatkan kesejahteraan hidup para pendidik generasi penerus bangsa. Namun, disatu sisi timbul kecemburuan dan kesenjangan di kalangan guru ‘yang benar-benar mengabdi’ alias guru honorer dengan segala keterbatasan yang ada dituntut untuk bekerja layaknya lulusan sertifikasi. Tapi poin tulisan ini bukanlah disitu, sehingga perlu dipahami bahwa tulisan ini hanya berkaitan dengan keaktifan data calon peserta sertifikasi guru Madrasah tahun 2016. Artinya guru atau pendidik yang bekerja pada satuan administrasi Madrasah di bawah naungan Kementerian Agama RI.¬†

Ilustrasi seputar sertifikasi bagi guru dan kriteria peserta sergur

Ilustrasi seputar sertifikasi bagi guru dan kriteria peserta sergur

Beberapa waktu lalu telah dipublikasikan surat edaran yang diterbitkan oleh Dirtjen Pendis Kemenag dengan nomor 723 dengan perihal keaktifan data guru Madrasah sebagai calon Peserta Sertifikasi  Guru tahun 2016 yang ditujukan kepada kepala kanwil kementrian agama. Maksudnya dari pusat di kirim ke tingkat propinsi yang kemungkinan besar diteruskan hingga tingkat kabupaten/kota hingga tingkat satuan administrasi pangkal (madrasah). Artinya siap-siap dengan pendataan calon peserta dengan mengumpulkan dan melengkapi beberapa persyaratan yang dibutuhkan.

Kriteria Peserta Sertifikasi Guru tahun 2016

Berikut beberapa kriteria calon peserta sertifikasi guru untuk tahun 2016 sesuai dengan surat edaran tersebut ;

  1. Belum pernah mengikuti sertifikasi guru,
  2. diangkat dalam jabatan fungsional guru sebelum tanggal 30 Desember 2005,
  3. berstatus sebagai PTK aktif di SIMPATIKA,
  4. memiliki NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dan/atau NPK (Nomor Pendidik Kemenag),
  5. Berkualifikasi akademik minimal S-1 atau D-IV dari perguruan tinggi yang memiliki program studi yang terakreditasi atau minimal memiliki ijin penyelenggara,
  6. pada tanggal 1 Januari 2017 belum memasuki usia 60 tahun.
Bidang Studi pada program Sertifikasi bagi Guru dan Kode Mapel sertifikasi

Bidang Studi pada program Sertifikasi bagi Guru dan Kode Mapel sertifikasi

Nah, apakah menjelang lebaran kemarin di satmikal Anda telah dilakukan pendataan? Atau karena sedang fokus dengan lebaran malah justru terlewatkan kesempatan ini. Semoga semua guru atau pendidik yang memenuhi kriteria tersebut di atas telah terdata dan terdaftar sebagai peserta sertifikasi guru di tahun 2016 ini. Amiiinnn….

#SalamEdukasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *