Awal Februari Intensitas Hujan Tinggi

Publik – Di musim penghujan tahun ini, khususnya di awal bulan februari diperkirakan intensitas hujan akan cukup tinggi. Beberapa waktu yang lalu, PS mendapatkan broadcast atau pesan berantai dari komunitas di WhatsApp yang menginformasikan bahwa diperkirakan hujan lebat akan terjadi di penghujung bulan Januari hingga awal Februari. Berdasarkan keterangan yang ada di pesan siaran tersebut menyebutkan bahwa sumber informasi dari BMKG atau Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

Terlihat memang keadaan disekitar kediaman yang akhir-akhir ini sering diguyur hujan lebat bahkan disertai angin kencang. Bahkan dinding rumah pun tampak lembab karena tingginya curah hujan yang sampai berjam-jam baru reda. Disatu sisi memang menghadirkan suasana yang sejuk dan menentramkan karena pada dasarnya hujan merupakan berkah dari Penguasa Alam Semesta.

Hujan Turun dengan Intensitas yang cukup tinggi.

Hujan Turun dengan Intensitas yang cukup tinggi. src: http://s.id/gab

Namun, bagi masyarakat yang membutuhkan panas matahari untuk proses pengeringan produk usaha yang dimiliki, intensitas hujan yang tinggi akan banyak berpengaruh terhadap kemampuan produksi. Walaupun demikian, perkembangan teknologi modern saat ini yang telah banyak menciptakan solusi alternatif alat pengering, bagi sebagian kalangan masih bergantung pada panas matahari.

Bagi yang sudah berpengalaman di bidang usahanya, biasanya sebelum memasuki musim penghujan sudah menyiapkan stok produk agar stabilitas distribusi tetap terjaga walau curah hujan tak mampu memproduksi secara maksimal.

Pohon tumbang melintang di tengah jalan raya.

Pohon tumbang melintang di tengah jalan raya. src: http://s.id/gad

Lain halnya dengan kondisi sosial masyarakat yang terkadang agak abai dengan datangnya musim penghujan dan baru menyadari ketika curah hujan tinggi tiba. Sebagai gambaran yang mungkin terjadi saat curah hujan tinggi, beberapa pohon tumbang, atap-atap rumah ada yang berterbangan,  terjadi banjir atau tanah longsor, pesawat tergelincir, jalan berlubang dan banyak kondisi lain yang bisa diminimalisir.

Misalnya saja sebelum musim penghujan tiba, kita dapat mencoba mengurangi dahan pohon yang terlalu rimbun untuk mengurangi dampak terpaan angin, sehingga mengurangi kemungkinan pohon tumbang disapu angin. Banjir kecil yang terkadang terjadi di sekitar pekarangan yang disebabkan terhambatnya aliran air oleh sampah maupun kompos, bisa menjadi cermin betapa kurang peduli nya kita terhadap kondisi lingkungan. Hal yang menjadi kebiasaan itu pun terbawa ke lingkungan yang lebih luas, sehingga banjir besar dapat terjadi.

Banjir yang menggenangi jalan umum karena curah hujan tinggi.

Banjir yang menggenangi jalan umum karena curah hujan tinggi. src: http://s.id/gac

Mari kita tingkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar agar alam juga peduli dengan kita. Memang kalau teringat akan kebutuhan hidup yang kian menguras waktu dan tenaga, rasanya capek jika harus memikirkan lingkungan sekitar. Tapi semua itu akan kembali ke kita dan keluarga lho . . .

Yuk kita wujudkan turunnya hujan yang benar-benar membawa berkah bagi kehidupan dengan peduli terhadap lingkungan. Sehingga tingginya intensitas hujan di bulan tertentu bukan lagi menimbulkan kesan menyedihkan atau menakutkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *