Hidup bukan Sekedar untuk dijalani

Tanpa maksud untuk melukai bagi mereka yang menganut “hidup yang penting dijalani”, hidup ini memang bukan sekedar sebuah perjalanan menuju kepastian yang tak terelakkan, yaitu kematian.
Hidup bukan sekedar untuk dijalani tanpa dipelajari dan diresapi setiap detik yang telah berlalu. Kehidupan memang sebuah anugerah terindah yang dihadiahkan Sang Penguasa Alam kepada manusia, hewan dan tumbuhan. Kenapa dikatakan hadiah, karena tidak ada diantara kita ini yang saat ini juga menginginkan ia pergi meninggalkan kita.

Sebagai umpama sewaktu kamu sedang beranjak remaja dan menjalin asmara dengan orang yang kamu cintai, dan di hari ulang tahun mu dia memberikan hadiah yang membuatmu bahagia. Ibarat orang menjalin asmara kala itu, bisa bertemu saja sudah bahagia dan menyejukkan hati, apalagi di hari yang spesial untukmu, dia memberikan kejutan terindah sepanjang hubungan asmara berlalu. Bayangkan betapa bahagianya si penerima hadiah itu?

pelangi dan warna-warni kehidupan

Pelangi yang indah untuk Kehidupan ini | prapto

Tapi hadiah kehidupan ini jauh lebih membahagiakan seharusnya bagi kamu. Oleh karenanya, jangan kamu sia-siakan waktu dan kesempatan dalam perjalanan kehidupan yang kamu temukan. Manfaatkan semua potensi yang ada untuk meraih impian dan rencana-rencana dalam kehidupan ini. Jangan cuma mengalir mengikuti arus yang berkembang sekarang, tapi buatlah dirimu menonjol dari yang lain sehingga mampu membentuk tren baru di masa mendatang.

When you go without something usefull, you will die because yourself! But when you prepare everything what would be needed on the way, you will be leader for other people behind you!!

“spesial buat kamu yang senantiasa mengisi relung hatiku. I will always love you!”

().””.()
( ‘o’, )
((“?”))
(“‘)v(“‘)

4 thoughts on “Hidup bukan Sekedar untuk dijalani

  1. 09/02/2015 at 03:20

    makasih atas motivasinya… keren bangte 😀

    1. Prapto Sragen
      14/03/2015 at 12:16

      ya, terima kasih juga telah berkunjung. Sukses buat HP Androidnya

  2. 27/05/2015 at 14:05

    inspiratif mas prapto..klo cuma sekedar hidup..babi di hutan pun juga hidup..(Hamka) 🙂

  3. 10/10/2016 at 16:21

    Makin tua mulai makin terasa kalau hidup itu harus bener2 dimanfaatin. kalau kata bahasa kerennya mah ” life to the fullest” 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *