Kucing Hitam Polos ku yang Malang

Kucing hitam polos memang dianggap memiliki aura mistis bagi sebagai orang, terlebih jika berekor panjang dan bulu hitam polos benar-benar menyelimuti sekujur tubuhnya. Tapi aku sendiri menganggap bahwa semua kucing itu lucu, unik dan menggemaskan, apalagi dengan kucing berekor panjang berbulu hitam polos. Ceritanya dulu waktu tikus sawah mulai menyerang perumahan, terbesit keinginan untuk memelihara kucing di rumah agar gangguan tikus berkurang. Setelah mencari informasi akhirnya didapatlah kucing kecil bercorak klasik abu-abu belang hitam yang dikasih nama si Belang. Dengan uang mahar 20 ribu, ditebuslah si Belang untuk dirawat dirumah dan terdaftar sebagai anggota baru di keluargaku dengan kategori binatang peliharaan.

Seiring berjalannya waktu, si Belang pun tumbuh dewasa dan terbukti mampu menangkal para tikus-tikus liar sehingga hasil panen padi yang ada dikarung tak jadi lahan korupsi bagi mereka (lho kok jadi korupsi yang dibahas bos? | oh iya ya, sorry deh kawan. Kan tikus dianalogikan sebagai koruptor di negeri ini). Oke lanjut, jadi ceritanya si Belang ini beberapa hari tak pulang kan, tapi akhirnya pulang juga ke rumah sambil merengek minta makan gitu. Selang sebulan ternyata sudah bunting tuh dianya, emang kalau kucing juga ada bulan madunya ya? Ha ha ha

image of cat sleeping

Sang Pioner si Belang sedang tidur di Motor | Prapto SE K810i

Skip…skip…ceritanya si Belang udah lairan kan dan sukses melestarikan keturunannya jadi lima ekor dengan warna bulu yang beda-beda, ada yang belang mirip induknya, ada yang belang putih dan ada yang hitam polos. Lha disinilah muncul harapanku untuk bisa memiliki kucing hitam polos berekor panjang. Tapi karena hasil voting keluarga memutuskan kucing belang putih yang dipertahankan bersama induknya, keempat anak kucing generasi pertama ini dikasihkan ke tetangga jauh deh, termasuk kucing hitam polos ekor panjang yang jadi harapan. Tak apalah, mungkin kalau si Belang bunting lagi masih ada generasi kedua yang hitam polos seperti sebelumnya.

Akhirnya keturunan si Belang yang kedua sukses membrojolkan tujuh ekor kucing dengan kombinasi bulu belang, belang putih dan hitam putih serta hitam polos. Melalui negosiasi dan konfrensi pers, akhirnya dibolehkan untuk merawat si kucing hitam polos generasi kedua bersama dua saudaranya. Jadi dirumah saat itu ada lima ekor kucing dan waktu memang berkata lain. Beberapa hari si HP alias Hitam Polos terasa dekat dan sering datang menghampiriku di kamar, tak jarang tidur di atas selimutku hingga hari itu pun tiba. Tak aneh memang jika kucing suka bermain dengan majikan, sehingga tak ada yang janggal hari itu hingga aku yang terbangun karena lapar, keluar cari makan di warung tetangga. Ada kawan yang mengabari kalau ada seekor kucing hitam polos mati tertabrak di jalan depan rumahku. Memang benar itu kucing kesayanganku si HP karena waktu dicari dirumah sudah tidak kelihatan lagi. Ya sudah, mau gimana lagi coba? #RIP ya si HP, mudah-mudahan di generasi ketiga nanti ada yang mirip kamu.

Saat ini di rumah hanya tinggal tiga ekor kucing yang tersisa, si Belang (B) dan anak generasi pertamanya Belang Putih (BP) serta anak generasi keduanya Belang Junior 2 (BJ2). Si B sendiri sekarang sudah bunting lagi dan sudah dekat waktunya untuk melahirkan, semoga ada HP3 di kelahiran kali ini. Hingga sekarang masih ingin sekali memiliki kucing hitam polos dan mudah-mudahan ada.

foto kucing hitam polos dan saudaranya

Generasi Keturunan si B yang sedang tidur Bersama | Prapto SE K770i

Tulisan ini aku dedikasikan untuk keluarga kucing Belang ku dan keturunannya serta kepergian si Hitam Polos 2 yang mengalami kisah tragis di jalan depan rumah. I’m still cat lover, specially to black cat series.

6 thoughts on “Kucing Hitam Polos ku yang Malang

  1. 21/01/2014 at 06:11

    wahh smoga dapet kucing HP lagi ya mass hehehe

    1. 22/01/2014 at 00:32

      amin dan terima kasih doannya kawan. Alhamdulillah kemarin generasi ketiga sudah lahir dan ada 2 ekor HP

  2. 15/02/2014 at 20:26

    wah kasihan juga ya mas kucing nya meninggal. Semoga aja ada kucing hitam yang baru lagi 🙂

    1. Prapto Ari
      16/02/2014 at 04:21

      amin, kemarin setelah lahir generasi ketiga malah mati semua anaknya, dan yang tinggal di rumah cuma si B dan anaknya BP, 🙁

  3. Indra
    13/03/2015 at 21:59

    Kak q pengen melihara kucing HP tp belum punya apa ada yg mau nyumbangin gx ya ?

    1. Prapto Sragen
      14/03/2015 at 12:19

      di kampung-kampung malah banyak kucing yang dibuang, coba main aja ke desa. Beberapa hari yang lalu ada kucing HP di tepi jalan dan masih kecil, tapi karena mau berangkat kerja jadi ya tidak tak ambil. Tapi lucu lho kucing HPnya imut dan kecil,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *