Antrian Lori di PG. Tasikmadoe/Sondokoro

Wisata Karanganyar – Setiap musim rembang tebu di mulai, akan selalu diawali dengan upacara adat yang diselenggarakan di Pabrik Gula, serta dilanjutkan dengan adanya pasar rakyat Cembeng lengkap dengan wahana liburan anak. Setelah semuanya itu dilalui, tiba giliran pekerja untuk melakukan rembang tebu dari tempat tanam dan didistribusikan ke pabrik gula yang diinginkan.




Nah, salah satu pabrik gula (PG.) yang cukup terkenal di Karanganyar yaitu PG. Tasikmadoe atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Sondokoro” ini pun melalui serangkaian tata cara sebagaimana diuraikan pada paragraf sebelumnya. Untuk saat ini PG. Tasikmadoe sudah memasuki tahapan rembang dan distribusi tebu dari petani dibawa ke dalam pabrik untuk dijadikan gula. Alat transportasi yang digunakan tentu saja truck bak kayu seperti yang sering kita jumpai di jalan. Tapi ada juga truck dump yang nekat mengangkut tebu, mungkin buat tambahan biaya hidup yang semakin menjepit sehingga truck dump pun digunakan untuk mengangkut hasil rembang tebu.

Ilustrasi: Antrian Truk pengangkut Tebu untuk Masuk Pabrik Gula Sondokoro

Ilustrasi: Antrian Truk pengangkut Tebu untuk Masuk Pabrik Gula Sondokoro

Pernah suatu ketika saat melintas di dekat pintu masuk Sondokoro¬†ini ada beberapa bus besar yang masuk ke lokasi pabrik, dan PS pun berfikir jika tidak mungkin bus-bus itu digunakan untuk alat angkut hasil rembang (masak iya bus buat ngangkut tebu broooo….) Selidik punya selidik, ternyata bus-bus besar tersebut digunakan untuk mengangkut wisatawan yang ingin berlibur di agro wisata Sondokoro dan menyaksikan proses kegiatan produksi gula di PG. Tasikmadoe.

Banyak Truk Parkir di Selatan Pabrik

Mungkin yang belum terbiasa dengan pemandangan unik di sekitar Sondokoro ini akan sangat terheran-heran karena ada ratusan truk penuh dengan muatan yang terparkir rapi di sebelah Selatan dari PG. Tasikmadoe ini. Mereka semua (truk-truk) menunggu giliran untuk dapat masuk ke dalam pabrik gula Sondokoro dan melakukan bongkar muatan hasil rembang tebu serta menerima upah, dan kembali lagi ke lokasi rembang yang jaraknya bisa cukup jauh hingga keluar kabupaten Karanganyar.

Suasana Bongkar Muat Tebu dari Truk ke Lori

Suasana Bongkar Muat Tebu dari Truk ke Lori (Ilustrasi foto: internet)

Tak jarang pula dijumpai beberapa puluh truk yang terpaksa parkir hingga semalaman untuk bisa masuk, karena banyaknya antrian truk yang hendak melakukan bongkar muat. Fenomena musiman ini terkadang dimanfaatkan oleh warga sekitar Sondokoro untuk berdagang makanan maupun minuman untuk para sopir truck yang sedang menunggu tersebut.

3 thoughts on “Antrian Lori di PG. Tasikmadoe/Sondokoro

  1. Home Design Ideas
    28/07/2015 at 20:12

    ada juga ya wisata seperti ituh,, sangat menarik untuk kita kiunjungi

  2. bari
    05/10/2015 at 23:11

    saya juga pernah tinggal di depan tempat penimbangan tebu kurang lebih 1 tahun sekitar tahun 1994

    1. Prapto Sragen
      13/10/2015 at 23:26

      wah, tentu sering melihat sepur kecil pengangkut tebu dong mas bari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *