Kirab Budaya jadi Potensi Wisata Sragen

rombongan wisata sragen
Rombongan Peserta dari UPT Dinas Pendidikan Sragen | Exclusive

Kirab budaya dan karnaval yang digelar pemerintah kabupaten Sragen beberapa waktu lalu, diharapkan mampu menjadi potensi wisata Sragen khususnya sebagai daya tarik wisatawan. Dalam rangka memperingati hari jadi yang ke-266 kabupaten Sragen, pemerintah menggelar acara karnaval dan kirab budaya yang diikuti ribuan peserta dari berbagai element masyarakat.

Acara yang dilaksanakan pada hari Minggu tersebut, tentu mengundang perhatian sebagian besar masyarakat kabupaten Sragen dan berusaha menyaksikan prosesi wisata Sragen yang jarang sekali digelar. Sepanjang jalan raya Sukowati yang merupakan jalan utama kabupaten Sragen, sudah tampak berjajar warga masyarakat yang menunggu iring-iringan peserta karnaval dan kirab budaya yang direncanakan berangkat pukul 13.00 WIB.

rombongan wisata sragen
Rombongan Peserta dari UPT Dinas Pendidikan Sragen | Exclusive

Waktu yang ditunggu pun tiba, seorang putri cantik jelita mengenakan busana batik tampil sebagai pembuka iring-iringan rombongan kirab. Kereta kencana yang begitu mempesona, menambah indah nuansa pembukaan kirab ditengah terik matahari siang itu. Rombongan peserta dari berbagai sekolah dasar menyusul dibelakangnya dengan menaiki engrang.

Dibarisan berikutnya bergerak menyusul tokoh punokawan dan wayang yang merupakan pegawan negeri sipil (PNS) pemerintah kabupaten Sragen, tampak gagah mengiringi jalannya kirab. Gunungan yang berisi berbagai macam hasil bumi dari setiap kecamatan yang ada di kabupaten Sragen, diusung oleh masing-masing perangkat kecamatan untuk menunjukkan betapa banyak dan kayanya wilayah bumi Sukowati.

Karnaval Hari Jadi Sragen
Rombongan Gajah pada Karnaval Hari Jadi Sragen | Exclusive

Penonton dan warga masyarakat yang menjadi pagar betis disepanjang jalan Sukowati pun tampak antusias menyambut iring-iringan kirab budaya tersebut, dengan sesekali suasana pecah menjadi meriah karena peserta yang unjuk kebolehan di hadapan mereka.

Selain itu, tampak dalam kirab hari jadi kabupaten Sragen ini iring-iringan pasukan berkuda dengan seragam prajurit kerajaan dari keraton. Lebih menariknya lagi dengan hadirnya dua ekor gajah yang dihias sedemikian rupa sehingga tampak gagah sebagai pembuka barisan pasukan berkuda.

Dua kereta kencana dari keraton Surakarta, turut diboyong ke bumi Sukowati untuk memeriahkan prosesi karnaval dan kirab budaya ini. Serombongan peserta dari Solo Batik Carnival juga turut hadir berpertisipasi untuk menambah kemeriahan prosesi wisata budaya di Sragen.

Antusias warga Sragen dalam menyaksikan karnaval dan kirab hari jadi Sragen ini mendapat sambutan baik dari bupati bumi Sukowati. Beliau menuturkan bahwa masyarakat begitu larut dalam event gelaran tersebut dan berencana menggelar kirab semacam ini setiap tahunnya dengan nuansa yang berbeda agar masyarakat Sragen tidak jenuh. Kirab dan karnaval ini merupakan pesta rakyat Sragen.

Sebagai warga yang tinggal diwilayah kabupaten Sragen, saya sangat mendukung agar tahun depan bisa menyaksikan kirab budaya seperti ini lagi. Dengan agenda kirab dan karnaval yang rutin, tentu akan meningkatkan potensi wisata Sragen yang semakin beragam. Maju terus wisata Sragen tercinta!

2 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*