Coronavirus Hal Penting untuk Guru dan Siswa

Merebaknya wabah coronavirus di seluruh dunia, tak terkecuali negeri tercinta kita, Indonesia telah menarik perhatian umat manusia. Beragam informasi bertebaran dengan mudahnya di era informasi digital saat ini, telah memicu kepanikan sebagian besar umat manusia. Padahal tak semua informasi tersebut valid dan dapat dipertanggungjawabkan alias H.O.A.X yang sengaja disebarkan oknum tertentu untuk kepentingan kelompok mereka. Mudah-mudahan oknum yang memanfaatkan bencana non alam ini untuk kepentingannya segera mendapatkan hidayah dan bertaubat serta menyadari apa yang telah diperbuat.

Coronavirus bukan untuk dijadikan lelucon saat ini, terlebih pemerintah telah berupaya maksimal untuk menekan penyebaran covid-19 dan membentuk satuan tugas khusus untuk penangan virus yang menyerang paru-paru ini. Pun demikian tim kesehatan baik negeri maupun swasta sebagai garda terdepan dalam menghadapi wabah virus corona, bekerja maksimal untuk menyetop berjatuhannya korban akibat virus yang digambarkan seperti rambutan ini. OmPrap Team memberikan apresiasi dan salut atas dedikasi bagi tim kesehatan dan satgas pencegahan/penanggulangan penyebaran novel Coronavirus (nCov).

Lalu, Apa Peranan Guru dan Siswa Menghadapi Coronavirus ini?

Oke, Guru memainkan peranan penting dalam membantu siswa memahami penyakit Covid-19 dan mengatasi kecemasan mereka. Karena itu, guru harus aktif mencari informasi yang benar dan bantu siswa agar tidak terperangkap hoax atau informasi yang salah. Guru harus mencontohkan perilaku-perilaku yang melindungi diri dan orang lain.

Di atas adalah kompetensi utama guru dalam menghadapi penyakit yang disebabkan virus korona, sebagaimana tertulis dalam pamflet yang diterbitkan oleh satgas covid-19 Indonesia. Bapak/Ibu Guru ataupun siswa dapat men-download pamflet tersebut dari situs https://covid19.gayolueskab.go.id/panduan-virus-corona-untuk-guru/

peran guru menghadapi corona
Panduan Guru dan Siswa dalam Menghadapi Corona

Hal-hal yang dapat dilakukan Guru yaitu ;

  • Menjelaskan pentingnya cuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik.
  • Membiasakan cuci tangan pakai sabun saat tiba di rumah, sekolah, sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan dan setelah menggunakan toilet.
  • Membantu siswa usia dini untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dengan benar.
  • Menggunakan cairan pembersih tangan (handsanitaizer) yang mengandung minimal 60% alkohol bila sabun dan air mengalir tidak ada.
  • Membiasakan menutup mulut dan hidung dengan siku terlipat saat batuk atau bersin. Dapat juga menutup dengan tisu, lalu langsung membuangnya ke tempat sampah tertutup.
  • Menjaga jarak paling sedikit 1 meter dengan orang lain dan tidak berada dekat dengan orang yang tidak sehat.
05.-Teachers-and-Students

Dan beberapa tindakan pembiasaan lain bagi siswa yang dapat dibaca dan diterapkan sesuai protokol kesehatan terkait wabah coronavirus dari pemerintah yang tertulis dalam pamflet digital tersebut. Oleh karenanya silakan unduh dan informasikan pamflet tersebut kepada siswa melalui beragam media digital yang ada.

Mari bersama kita hadapi penyebaran virus ini, jaga kebersihan dan kesehatan, patuhi himbauan dari pemerintah, terapkan social distancing (jaga jarak aman) dan berdoa bersama agar virus ini cepat teratasi. Aammmmiiinnn

You May Also Like

About the Author: OmPrap

Aku adalah aku, bukan di atau mereka! Ketika aku telah berubah menjadi kita, itulah tanda Cinta mulai hadir diantara kita | Web Programer| #Sragen Boy | CEO & Founder @ArytaNet | #Vixion Rider | S1 PGSD UMS | Belajar jadi Guru SD | Freelance on IT Departement | Jalani waktu hidup yang tersisa dengan penuh rasa syukur | Belajar Ikhlas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.